It’s about time..

Put Your Heart Aside. No matter how good you are, you can always be replaced, remember?! #NoteToMyself

It’s about time..

Put Your Heart Aside. No matter how good you are, you can always be replaced, remember?! #NoteToMyself

9%8%7%6%5%4%3%2%1

So what’s your number this month?

9%8%7%6%5%4%3%2%1

So what’s your number this month?

Walking After You, a review.

   Walking After You, Windry Ramadhina, 2014, Contemporary Romance, 318 pages. Meet the heroin : ANISE, si pecinta pasta. Bersama saudara kembarnya : ARLET, si penggila cupcake, bercita-cita mendirikan sebuah trattoria, yang lebih mendekati mimpi An ketimbang Arlet. Bersama-sama pula mereka kuliah di Le

Walking After You, a review.

   Walking After You, Windry Ramadhina, 2014, Contemporary Romance, 318 pages. Meet the heroin : ANISE, si pecinta pasta. Bersama saudara kembarnya : ARLET, si penggila cupcake, bercita-cita mendirikan sebuah trattoria, yang lebih mendekati mimpi An ketimbang Arlet. Bersama-sama pula mereka kuliah di Le

Vietnam: Nam My! (part 1)

It’s already several months after I went back from Vietnam, but I still cannot move on from the magnificent Halongbay. Ok let’s start from the beginning. As always, I go there on longweekend (= 3 days including Sat & Sun),

Vietnam: Nam My! (part 1)

It’s already several months after I went back from Vietnam, but I still cannot move on from the magnificent Halongbay. Ok let’s start from the beginning. As always, I go there on longweekend (= 3 days including Sat & Sun),

RINDU – a Tere Liye masterpiece

Sudah lama sekali, saya tidak membaca buku sebagus ini, yang seluruh kalimatnya terdengar seperti kata-kata mutiara. Tentang 5 pertanyaan besar, dari 5 penumpang Kapal Uap Blitar Holland, yang bertolak dari Makassar, menepi untuk menjemput jamaah haji sekaligus mengisi perbekalan di

RINDU – a Tere Liye masterpiece

Sudah lama sekali, saya tidak membaca buku sebagus ini, yang seluruh kalimatnya terdengar seperti kata-kata mutiara. Tentang 5 pertanyaan besar, dari 5 penumpang Kapal Uap Blitar Holland, yang bertolak dari Makassar, menepi untuk menjemput jamaah haji sekaligus mengisi perbekalan di

Pangandaran part 3: Body Rafting

Kita sampai bagian terakhir cerita pangandaran, yang paling berkesan buat saya. Sebelum cabut dari penginapan –dengan kostum body rafting, kami sarapan nasgor dulu, dan saya keukeuh meminta cengek [apalah artinya makan tanpa citarasa pedas?]. Perjalanan sesuai rencana awal, menuju Green

Pangandaran part 3: Body Rafting

Kita sampai bagian terakhir cerita pangandaran, yang paling berkesan buat saya. Sebelum cabut dari penginapan –dengan kostum body rafting, kami sarapan nasgor dulu, dan saya keukeuh meminta cengek [apalah artinya makan tanpa citarasa pedas?]. Perjalanan sesuai rencana awal, menuju Green

Pangandaran part 2: Trekking ke Gua

Masih satu kawasan dengan snorkeling point, perahu kami menepi dan kami melanjutkan berjalan kaki ke sebuah mata air awet muda –kata guide lokal. Beberapa mencelupkan anggota badan di aliran air atau mengguyur diri menggunakan centong kayu yang tersedia. Namun saya

Pangandaran part 2: Trekking ke Gua

Masih satu kawasan dengan snorkeling point, perahu kami menepi dan kami melanjutkan berjalan kaki ke sebuah mata air awet muda –kata guide lokal. Beberapa mencelupkan anggota badan di aliran air atau mengguyur diri menggunakan centong kayu yang tersedia. Namun saya