Surat 1000 Kata

^^ me & my neighbor.. where are you now, Leni?

Hai Fira 3 tahun,

Hulahop-mu hilang? Mungkin salah satu teman playgroup-mu salah mengenali miliknya. Aku mengerti, agak susah ya, membiasakan diri dengan hulahop lain. Tapi, daripada kamu tidak jadi menari, hayo?

Hai Fira 4 tahun,

Kenapa menangis, sayang? Cup cup, teman TK-mu hanya bercanda. Apa, mau masuk SD sekarang? Bagaimana mungkin kalau kamu masih cengeng begitu? Ayo, hapus dulu air matamu..

Hai Fira 5 tahun,

Kamu pasti senang sekali sudah boleh masuk SD ya? Tidak perlu mencemaskan perkataan ‘bakal dibalikin lagi ke TK kalo ga bisa ngikutin pelajaran’. Kamu mampu koq, melebihi harapan mereka. Jauh melebihi, malah.

Hai Fira 6 tahun,

Apa? Kamu disuruh menggambar ulang PR-mu di hadapan teman-teman sekelas? Ya, aku tahu, kamu sudah susah payah mengerjakan PR-mu kemarin. Aku juga tahu, sakit sekali dituduh ‘digambarin orang tua’ seperti itu. Sabar ya sayang, dan jangan berhenti menggambar.

Hai Fira 7 tahun,

Lagi sedih? Temanmu menertawakan bola kasti yang selalu gagal kau pukul? Well, ini memang bukan bidangmu, dear.. Percaya padaku, kau akan temukan banyak hal-hal lain yang tidak kalah menyenangkan. Jangan pernah patah semangat ya!

Hai Fira 8 tahun,

Ish! Hati-hati dear.. trotoar alun-alun itu bukan bantal untuk mendaratkan pipi. Tapi tenanglah, luka itu tidak akan meninggalkan bekas permanen di pipimu. Anggap saja perkenalan ‘manis’ dengan kota baru, hehe.

Hai Fira 9 tahun,

Ternyata pindah kota tidak semenakutkan itu kan? Apa nama geng-mu? Fidisani? Iya, mereka baik, selalu baik padamu. Oya, selamat ya sudah jadi ketua kelas perempuan pertama di kelasmu. You go girl!

Hai Fira 10 tahun,

Haha..abis dikejar-kejar angsa? Ah ya, bagaimana lagi? Kamu sendiri yang telat bangun, sampai harus ambil jalan memotong melewati gang sempit nan gelap dan bau itu. Besok bangun lebih pagi ya! Dan jangan ambil hati soal ejekan ‘putri solo’ itu, anggap saja sambutan selamat datang dari teman-teman sekolah barumu, ok? Satu lagi, tolonglah, berhenti jajan gurilem plus sambal cair itu, ususmu tersiksa. Please, dear..

Hai Fira 11 tahun,

Hmm..masih terkendala bahasa dalam berteman? Begini, dear, tidak semua orang bisa memahami perbedaan, tidak di kota ini. Bertahanlah, buka mata buka hati, perlahan mereka akan menyayangimu apa adanya.

Hai Fira 12 tahun,

Argh! Aku setuju, lelaki ‘itu’ mulai annoying. But watch out your words, perkataan tajam bukanlah cara elegan untuk menolak.

Hai Fira 13 tahun,

Ay ay siapa itu gadis berseragam putih-biru, yang setiap hari asik bersepeda ramai-ramai? Betul kan apa kataku? Aku turut senang melihatmu ceria. Dan ehm, salam ya untuk si ‘dia’.

Hai Fira 14 tahun,

Ciyeee yang sudah pakai seragam putih-abu! Terlepas dari jarak lumayan yang harus ditempuh, kau sangat menikmati ya, pemandangan sawah hijau dari jendela kelasmu itu? Pantas saja kamu tidak rela untuk pindah lagi kesekian kalinya. Apalagi saat-saat terakhir dengan-’nya’ justru diwarnai drama. Ya sudahlah, ikhlaskan saja, this is for your own good. By the way honey, meskipun tidak tega melihat kulitmu makin gosong, dan telapak kakimu yang pecah-pecah parah sesudahnya, aku bangga kamu mampu menyelesaikan gerak jalan 36 km itu hingga ke garis finish!!!

Hai Fira 15 tahun,

Putus? Oh, I agree, LDR sucks! Tapi lihatlah sekeliling… Begitu banyak hal baru yang bisa kau pelajari di kota ini, which are, ‘fasilitas-fasilitas belajar’ itu tidak ada di kota yang kau tinggali sebelumnya. Ekskul jepang itu misalnya, kapan lagi kau bisa belajar bahasa jepang gratis, plus diajari origami, dan menari pakai kimono di kiprah seni??

Hai Fira 16 tahun,

Aih, seru sekali hidupmu. Setelah lolos dari ruang operasi rumah sakit, tiba-tiba ada yang mengajak bergabung dalam band-nya. Apa namanya? Dr. Stein? Iya, mereka asik. Pastinya nama mereka tercantum di urutan pertama daftar tamu Sweet 17-mu sebentar lagi. Umm..bingung menentukan sisanya, karena rumahmu terlalu kecil untuk menampung semua? Saranku, undanglah seseorang yang paling kau inginkan untuk hadir di hari spesialmu. Ya, kau tahu siapa yang kumaksud. Mengingkari hati, tidak pernah jadi solusi.

Hai Fira 17 tahun,

What a surprise! Akhirnya ada impian masa kecilmu yang menjadi kenyataan. Tapi kumohon, bangunlah, karena ini bukan mimpi. Jalan setelah ini tidak akan mudah. Siapkan pikiran, mental, terutama fisikmu. Salah satunya untuk berjalan kaki dari kosan, di saat demam tinggi, demi ikut UAS.

Hai Fira 18 tahun,

Ingin berubah haluan, tapi kondisi justru menghalangi? Itu artinya, alam semesta tidak merestuimu. Hadapilah, betapapun beratnya bagimu. Ingat, ada tanggung jawab pada orang tuamu di sana. Ngomong-ngomong, ini lucu, melihatmu dengan kostum remo dan make up berkumis, sementara beberapa teman sekampusmu yang laki-laki justru mengenakan kebaya dan lipstik, di atas panggung yang sama.

Hai Fira 19 tahun,

Batin terasa lebih tenang ya, setelah mengenakan jilbab? Hujan pujian ‘tambah cantik’ itu juga jadi salah satu penguat niat kan? Sayang, hal itu sepertinya juga  menguatkan perasaan pengagum yang tak kau harapkan. Tak perlu paranoid, pada saatnya, dia akan sadar bahwa kau bukan jodohnya. Alihkan saja energimu ke unit angklung itu, menantang bukan, dipercaya untuk suatu posisi?

Hai Fira 20 tahun,

Harusnya kau sudah ambil TA, kan? Kenapa malah terancam sarmud? Jangan menyerah sekarang, karena dalam lubuk hatimu, kau tahu bahwa ‘tidak menyelesaikan sesuatu yang sudah kau mulai’, itu sama sekali bukan dirimu, isn’t it dear? Dan ah, lupakan tuan amnesia, a jerk is never worthed.

Hai Fira 21 tahun,

Bagaimana mungkin, kau masih nyaman berada di kampus ini? Cepatlah dear, mahasiswa abadi itu bukan titel membanggakan. Kesal dibilang ‘cantik’, oleh para penganut teori “Kecantikan seseorang berbanding terbalik dengan kecepatan berpikirnya”? Ambil positifnya, sekarang kau tahu kan, bagaimana rasanya menjadi bodoh? Supaya di kemudian hari, kau tidak mudah takabur. Dan demi Tuhan, keluarlah dari segitiga romansa-mu itu. Tak ada apapun di sana selain jalan buntu.

Hai Fira 22 tahun,

Congratz dear, aku lega kau berhasil lulus. Pelangi ganda yang muncul dua hari sebelum sidangmu, benar-benar pertanda baik ya? Hari wisudamu juga terasa sangat istimewa kan? Tapi aku minta maaf, kau terlambat menyadari ini. Minat, bukanlah satu-satunya dasar pertimbangan. Ada kemampuan (otak + finansial), serta peluang kerja, yang harus dimasukkan pula ke sana. Lalu, bagaimana nasibmu nanti? Itu tergantung, seberapa cepat kau berdamai dengan dirimu. Pernahkah kau mendengar, bahwa segala sesuatu di dunia ini, tidak akan terjadi tanpa se-ijin-Nya? Demikian, jalan hidupmu, memang harus seperti itu.

Love,

Fira 2x tahun.

 -

PS : Menulis surat ini, bagai membalas tulisan-tulisan dalam diary-ku di masa lalu. Rasanya ajaib, berdialog dengan diri sendiri. Mengingatkanku pada film The Time Traveler’s Wife, atau scene terakhir dari serial kdrama The Great Queen Seon Deok. Terimakasih @WangiMS @momo_dm @adit_adit, ide proyeknya membantuku menghapus rasa penyesalan yang tersisa.

PSS : Info mengenai proyek #ForYoungerMe dapat dilihat di http://15haringeblogff.wordpress.com/foryoungerme/

3 responses to this post.

  1. [...] oleh @krisnafir. Tulisan ada di sini. Share this:TwitterFacebookLike this:LikeBe the first to like this [...]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 135 other followers