Ini Bukan Judul Terakhir

Evita memulaskan maskara hitam di bulu mata kanannya. Lalu melakukan hal yang sama untuk bulu mata kirinya. Pipinya sudah bersemu merah jambu, dan glitter di kelopak matanya berkilau terkena pantulan cahaya lampu kaca rias. Sentuhan akhir, Evita memulaskan lipstik merah mawar di bibirnya. Sempurna. Siapapun yang melihat Evita malam ini pasti terpesona oleh kecantikannya yang klasik.

Terlebih saat Evita begitu menghayati perannya sebagai Gertrude di atas panggung, jiwa setiap manusia yang duduk di hadapannya seolah terbius masuk ke dalam alur cerita. Drama tragis yang juga menyertakan lelaki tampan pendatang baru sebagai pemeran Hamlet itupun berhasil menguras air mata penonton di akhir pementasan. Tepukan riuh membahana terdengar, saat tirai diangkat kembali dan para pemeran membungkuk hormat serentak, ke arah penonton yang hampir seluruhnya memberikan standing ovation.

“Kita tidak jadi pergi besok kan? Hamlet bukanlah judul drama terakhir yang kita pentaskan di kota ini kan? Lihat saja respon penonton tadi.. kita pasti bisa bertahan di kota ini!” Evita berusaha menegaskan kesuksesannya malam ini pada sang sutradara teater.

“Evita, sekarang dengarkan aku baik-baik..” ucap sang sutradara, mimik mukanya serius. “Hamlet ini bukan judul pementasan kita yang terakhir. Tapi, judul-judul berikutnya, tidak akan ada peran utama untukmu di dalamnya.”

Bersamaan dengan sutradara mengucapkan kalimat yang membuat jantung Evita serasa berhenti berdenyut itu, seorang gadis muda yang wajahnya belum pernah dilihat Evita sebelumnya, berjalan mendekati sang sutradara.

“Oh kau sudah datang rupanya. Evita, kenalkan. Ini Darcia, penggantimu. Dia masih muda, namun sudah memiliki jam terbang sangat tinggi di teater ibukota.” lanjut sang sutradara dingin.

Evita tidak bisa membalas senyum Darcia. Ia hanya terpaku membisu di tempatnya berdiri, melihat gadis nan jauh lebih muda, lebih cantik, dan lebih berbakat yang kini merebut karir impiannya. Kisah sedih Gertrude ternyata bukan sekadar peran baginya.

Inspired by Shakespeare's Hamlet (Picture : Courtesy of Wikipedia)

Advertisement

2 responses to this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 126 other followers