Firglobe's Blog


Astronomy is NOT Astrology
27 January 2010, 10:57 am
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

Sering sekali saya menghadapi pertanyaan : “Bisa ngeramal dong?” saat lawan bicara saya tahu bhw saya kuliah/lulusan jurusan Astronomi. Dan dengan meredam kekesalan saya selalu menjawab begini :

  1. Astronomi adalah ilmu (science) yang berlandaskan pada teori & bukti2 ilmiah; sedangkan Astrologi adalah ilmu meramal yang lebih bersifat kebatinan (sixth sense).
  2. Dalam Astronomi telah diketahui sebanyak 88 rasi bintang; sedangkan dalam Astrologi hanya digunakan 12 rasi bintang yang disebut sebagai zodiak & dihubungkan dengan tanggal lahir seseorang.
  3. Astronomi / ilmu falak telah dipelajari oleh para ilmuwan Islam sejak tahun Masehi antara lain untuk penentuan waktu masuk sholat; sedangkan Astrologi / ilmu nujum antara lain digunakan untuk meramal nasib seseorang, yang -maaf- tidak diperbolehkan dalam Islam.

Semoga ketiga point tsb bisa memberikan pengertian yang benar, sehingga tidak meneruskan ke-salah-kaprah-an yang ada selama ini. Dan cobalah untuk mendengarkan penjelasannya terlebih dahulu sebelum ‘ngotot’ akan ketidaktahuan. Terimakasih.



5 Perbedaan TA sains & Tesis ekonomi
16 January 2010, 11:42 am
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

TA (Tugas Akhir) sains :

  1. Teori dasar hrs berdsrkan sumber ilmiah (bukan sekedar artikel atau buku populer), & TIDAK boleh memasukkan pendapat sendiri.
  2. Jurnal bs di-download secara free dr sebuah situs khusus jurnal2 sains & teknik.
  3. Belibet dg penurunan rumus, yg notabene-nya bukan keahlian saya :(
  4. Hanya me-review ide org lain (peneliti kelas kakap), dg data yg jg berasal dr peneliti tsb –> TA tipe standar.
  5. Seminar + Sidang terbuka, dihadiri oleh seluruh dosen yg tiba2 tertarik menonton, + supporter dr seluruh mhsw yg seminar/sidang di hari yg sama.

Tesis ekonomi :

  1. Teori dasar jg hrs berdsrkan sumber ilmiah, tp hrs diselipkan pendapat sendiri mengenai teori tsb.
  2. Jurnal hanya bs di-download dr situs komersil dg login universitas ybs supaya free. & blm tentu database situs ini lengkap.
  3. Belibet dg penyebaran kuesioner, yg menguji kemampuan sy dlm berkomunikasi :( (sebenarnya keahlian sy itu apa sih?? :p)
  4. Pure ide sendiri, yg didsrkan pd masalah yg dihadapi si objek penelitian.
  5. Seminar informal layaknya presentasi kuliah biasa; Sidang tmpknya hanya bakal didtgi oleh pembimbing & penguji (menyedihkan, utk tipe org yg sgt butuh dukungan spt saya).

PS : to be continued.. mengingat Tesis sy br 1/2 jln..he3..



Upper vs Economic sides of S’pore
16 January 2010, 11:19 am
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

Upper side :

  1. Takashimaya & Paragon : shopping center dg harga brg mulai dari S$100
  2. Seoul Garden : resto korea di dlm takashimaya, all u can eat + memasak sendiri
  3. Al-Falah : masjid super bersih hanya bbrp puluh meter dr takashimaya, bagaikan oase di tengah gurun krn air mengalir deras di tmpt wudhu & toilet, tdk seperti toilet2 kering di penjuru s’pore lainnya :D

Economic side :

  1. Bugis street & Mustafa : three for ten, or two for ten souvenirs (dg S$10 bisa dpt 2 atau 3 items)
  2. Nasi Padang : resto dg menu familier
  3. Sultan : masjid besar hanya bbrp puluh meter dr ‘nasi padang’, dg gaya bangunan klasik

Destinasi wajib seluruh biro travel :

  1. Merlion : photo spot, dg latar blkg patung singa raksasa berekor duyung yg menyemburkan air dr mulutnya
  2. Songs of the Sea : prtunjukan musikal dg efek pembiasan cahaya pd air mancur, cukup sekali ntn deh krn ga ada perubahan dlm cerita
  3. Mount Faber : klo di bandung ky lembang ato dago gitu deh..bs liat view s’pore pake semcm teropong medan

PS : kalau dulu menyeberang dr batam pakai ferry jatuhnya lbh murah, stlh ketentuan bebas fiskal berlaku utk smua pemilik npwp justru terbang dr jakarta jatuhnya lbh murah, krn bakal free tax saat belanja di s’pore. Have a nice trip!!;)



Feminist vs Feminine
7 December 2009, 6:16 am
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

=dlm sebuah reality show pencarian jodoh=

kurang lebih dialognya seperti ini:
kontestan cewek (kce) : “bagaimana pandangan anda mengenai wanita feminist?”
kontestan cowok 1 (kco1) : “saya kurang suka wanita yang feminist, saya lebih suka yang agak tomboy seperti anda.”

Aku : ??? apa hubungannya feminist dan tomboy?!

Kontestan cowok 2 (kco2) : “menurut saya feminist itu penuh kasih sayang, keibuan, blabla…”

Aku : ??? Itu feminine kali, bukan feminist!

Kce : *tersenyum, tidak menunjukkan ekspresi tidak setuju.*
Presenter : *serupa dg ekspresi kce* “Silakan mematikan satu lampu.”
Kce : *berjalan menuju podium kco1 dan mematikan lampu podiumnya. Kemudian berjalan kembali ke sisi presenter.*
Presenter : “Apakah kamu memilih dia?” *menunjuk ke arah kco2*

Aku : Jangan! Dia bahkan ga bisa bedain antara feminin dan feminis.

Kce : “Iya.”
Kco2 : *Berpelukan dg sesama kontestan di kanan-kirinya yg sudah terlebih dahulu mematikan/dimatikan lampu podiumnya, bahagia karena kce menerimanya sbg pasangan.”

Aku : OMG! I thought she know what she was asking. Or at least the presenter does! What a show..:D Tp dari semua yg paling parah teteup aku, ngapain jg yg kaya gini ditonton..hehehee



psychosomatic vs nightmare?
12 November 2009, 10:11 am
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

Psychosomatic Medicine is an interdisciplinary medical field studying the relationships of social, psychological, and behavioral factors on bodily processes and well-being in humans and other animals. The influence that the mind has over physical processes including the manifestations of physical disabilities that are based on intellectual infirmities, rather than actual injuries or physical limitations, are manifest in phrases such as the power of suggestion, the use of “positive thinking” and concepts like “mind over matter”. (http://en.wikipedia.org/wiki/Psychosomatic)

Hmm..ini menjelaskan kenapa maag-ku kumat saat ujian, mendadak kepala berdenyut-denyut saat sedang tidak enak hati, atau sembuh secara ajaib dari flu saat hendak pentas menyanyi.

Freud considered that the experience of anxiety dreams and nightmares was the result of failures in the dream-work: rather than contradicting the ‘wish-fulfilment’ theory, such phenomena demonstrated how the ego reacted to the awareness of repressed wishes that were too powerful and insufficiently disguised. Traumatic dreams (where the dream merely repeats the traumatic experience) were eventually admitted as exceptions to the theory. (http://en.wikipedia.org/wiki/Dream_analysis)

Yup, mungkin mimpi burukku yg datang hampir tiap malam itu krn keinginan terdalam atau tekanan hal-hal yg belum terselesaikan.

Baden-Powell berhadapan dengan masalah kesehatan, dan mengalami beberapa serangan penyakit. Ia menderita sakit kepala terus menerus, yang dianggap dokternya berasal dari gangguan psikosomatis dan dirawat dengan analisa mimpi. (http://id.wikipedia.org/wiki/Robert_Baden-Powell)

Ternyata ada hubungannya??? Jd psikosomatis bisa diobati dg analisa mimpi?? Wow..if I found a psychologist who could help me on this, all my health & nightmares problem will be solved!



Pancasila tanpa toleransi ?
6 November 2009, 11:28 am
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

*Dalam sebuah social networking site*

Beberapa hari yang lalu.
Status T3 (Teman Tanpa Toleransi) : “………..(blabla)………. yo oloh
Aku : (dalam hati) sounds like ‘ya Allah‘. hmm..mungkin di lingkungannya dia sering mendengar orang2 Islam mengucapkannya, lalu dia latah berucap sama. Tp kenapa diplesetkan seperti itu?? *sabarrr*

Satu hari yang lalu.
Status T3 : “Td ketemu co cakep ………….(blabla)……….. dia nanya ‘tante mo byr tagihan?’ acapilo
Aku : *thinking* dari konteks kalimatnya sounds like ‘Astagfirullah‘. hmm..twice is not good. Jgn2 nanti dia memplesetkan smua ucapan dalam agamaku?!
Komenku di status T3 : “waduh, sori sy tersinggung dg ‘yo oloh’ dan ‘acapilo’, spt memplesetkan ucapan dlm keyakinan sy. piss ah..”
Balasan komen T3 di statusnya : “Itu tergantung persepsi F (namaku). Kalau F merasa tersinggung itu hak F krn namanya jg social networking, yg penting tdk destruktif=)”
Aku : (dalam hati) She’s so defensive. If she knows what ‘ya Allah’ & ‘Astagfirullah’ means, I’m sure she won’t use those words, since her God is not my God.
Balasan komenku di status T3 : “Iya semoga yg lain tidak berpikiran sama ama sy”
Balasan komen T3 di statusnya : “amin”
Aku : (dalam hati) consider it’s over. *sigh*

Beberapa menit kemudian.
Status T3 : “^^ ksian, pasti dia sering crash ma org, krn kekakuannya. smoga dibukakan jln pikirannya ^^”
Aku : (dalam hati) What?! Doesn’t she thinks I would read it?!! She’s doing this on purpose.
Statusku : *terpancing emosi* “ktnya Pancasila? tp ga ada toleransi..ck ck ck..not even say sorry”
Status T3 : “Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak. pertanyaannya ………(blabla)……… siapakah org yg terkena visus itu?”
Komen T3 di statusnya : “….(blabla)…..orgnya ada di fbku.”
Aku : (dalam hati) Is she talking bout me again?? *mulai berprasangka* Well, I won’t be on your fb since NOW. besides, u’re the one who added me.
I remove her from my friendlist.

Setiap manusia pasti menganggap agamanya yg terbaik, klo ga buat apa dia memeluk agama itu. Tapi, kita harus saling menghormati agama & keyakinan masing2 kan?? Setidaknya itu yg ku tangkap dr pelajaran PMP sewaktu SD dulu ttg Pancasila. Seingatku, D** L*****i pun sampai hrs mengganti cover salah satu novelnya karena umat suatu agama yg dipakai simbol agamanya di cover novel tsb tidak rela. Gini aja deh, kalau sesuatu yg kita cintai diinjak-injak, wajar dong kita protes?!! Ini pelecehan namanya, sehrsnya bs dituntut secara hukum!
Well, somebody who cannot respects other’s belief is definitely not my friend. And I Love Allah above all.



February Lullaby
24 October 2009, 4:31 pm
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

*ditulis menjelang miladku ke-26*

*

Awal Februari diawali dg udara yg mem-beku-kan..& peristiwa rel kereta yg membuatku merenungkan banyak hal.
Seperti biasa awal bulan adalah jadwal menelepon untuk menagih, sekaligus ditelepon untuk ditagih. Juga jadwal untuk memfotokopi (=jadwal berantem dg OB, yg secara ajaib seminggu kemarin tidak menyebalkan), & jadwal untuk berperan jadi setrikaan (= jadwal berseteru dg sekuriti, yg baru2 ini mengeluarkan fatwa : ‘parkir di seberang haram!!’).
Balik ke topik peristiwa rel kereta, jadilah di suatu sore yg mendung2 gerimis aq menyetir mobilku ke arah kosambi, dengan membawa sekardus besar berkas untuk dijilid, bersama seorang temen kantor yg kebetulan sangat mengimbangi hobi kuliner & belanjaku (tengkyu bu!;>). Tepat sesaat setelah mobilku melalui rel, tiba-tiba ada sedan hitam dari arah berlawanan memaksa masuk untuk balik arah. Keadaan masih damai-damai saja sampai sirine tanda kereta datang berbunyi & palang rel kereta mulai turun hingga setengah. Aq mulai menjerit-jerit histeris & mobil di belakangku persis (which is berada tepat di tengah-tengah rel kereta) mengklakson-klakson nyaring. Tapi motor-motor di sebelah kiriku yg tidak mau mengalah & panjang body sedan hitam itu yg tidak memungkinkan untuk balik arah dalam sekali putaran setir justru memperparah keadaan (well, keadaan emosionalku, setidaknya). Di tengah-tengah itu semua, aku mendengar kalimat polos dari teman yg duduk di sebelahku :”emang ada kereta, Fir?”..ya Tuhan, ternyata dia sedang terbuai dg problematika curhatannya sampai tidak mendengar sirine kereta.. but amazingly, sedetik setelah aku menunjuk ke arah palang rel kereta tepat di depan kami yg turun perlahan-lahan, dg tenang (salut!) dia berkata : “kita harus siap-siap turun dari mobil Fir”.
Hal pertama yg terbayang di benakku saat itu adalah kelebatan berita2 di televisi tentang kecelakaan kereta api vs mobil. Menit selanjutnya (sambil ngeliatin mobil sedan hitam yg maju-mundur-maju-mundur berulang-ulang dg tidak berdaya) aku teringat pada berkas2 di dlm kardus di belakang jok yg kududuki..bagaimana mungkin aku membawa kardus penuh berkas itu secepat kilat sementara untuk membawanya turun dari lantai 3 & memasukkannya dalam mobil saja aq tadi butuh bantuan salah seorang waspang?
…………..(tik tok tik tok..)
Akhirnya sedan itu berhasil juga balik arah & aq langsung menginjak pedal gas sembari melepas pedal kopling yg sejak td memang kuinjak terus. Fiuhhh..aq & mobil di belakangku melaju & palang langsung menutup di belakang kami. Kalau saja ada yg merekam wajahku saat itu, pasti ekspresiku sudah dapat piala citra.

Malamnya aku jadi merenung, bagaimana kalau tadi kereta datang lebih cepat & aku harus membiarkan mobilku tertarik oleh kereta? Pasti papa bakalan sangat kaget, walaupun aq yakin bliau lebih peduli pada keselamatanku.. Lalu bagaimana kalau aq harus turun dari mobil tanpa sempat menyelamatkan berkas2ku? Pasti itu akan jadi hantaman besar di telinga orang2 kantor & orang2 yang berkaitan utk menerima berkas2 tsb, & entah apa solusinya.. Tapi yg lebih menyeramkan gimana klo aq cuma tercekat dalam seat belt-ku & ikut tertarik oleh kereta?
Empat hari lagi umurku akan jadi dua enam, yg berarti jatahku semakin berkurang untuk menghirup oksigen di dunia ini. Lalu apa aja sih yg sudah kulakukan selama dua puluh enam tahun hidupku ini? Apakah banyak kebahagiaan atau banyak luka yg kutanamkan di hati orang-orang di sekelilingku? Apa Allah akan tersenyum melihatku?(yah, itu urusan pribadiku denganNya). Apakah hanya akan jadi sekedar nama yg terlupakan setelah orang-orang pulang dari pemakaman?
Kalau diingat-ingat, sepertiga umurku (itu berarti sekitar 9 tahun) kuhabiskan untuk tidur (ga pernah bisa belajar dekat2 kasur, & heran sekali sama org yg menderita insomnia). Lalu sepertiganya lagi kuhabiskan untuk bermain-main tanpa guna (selain menjaga jiwa & otakku tetap waras, tentunya). Dan sepertiga yang terakhir kupaksakan segenap jiwa, darah, tubuh & pikiranku meraih hal-hal yg dinginkan (atau dianggap ‘baik’) oleh orang-orang kebanyakan. Yah, meskipun sesekali aku membangkang dan teguh menjalani pilihanku sendiri, yg pada akhirnya tnyata jg tidak memberikan hasil signifikan pada ‘kesuksesan’ hidupku.
Kurasa ini saatnya untuk berhenti, menghirup napas dalam-dalam, kemudian menentukan apa yg benar2 penting untukku, memisahkan mimpi dan realita, & fokus pada hal itu. Karena waktu hidup mungkin tak cukup untuk melakukan semua yg kuinginkan.. mungkin ini saatnya menyadari bahwa aq bukan superwoman yg bisa melakukan banyak hal secara bersamaan, bahwa aq tidak se-multitasking yg aq bayangkan. Mungkin ini saatnya untuk berdamai dg diri sendiri, & bisa bercermin sambil tersenyum, tanpa menyesali semua hal buruk yg pernah dialami. Dan pada saat itu selesai, aku akan mulai berjalan lagi dengan visi yg baru..



Dear Mom
24 October 2009, 4:29 pm
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

(also written in my fb notes)

#

D’you recognize this typical quarrel mom?..between u&me.
Quarrels we’ve been having since I could remember.

Dad once said to me..it’s all because of our same personality, mom.
Definitely, your blood’s in mine though we don’t have same bloodtype.

A psychological article mentioned that It’s because you’re the closest person on earth to me, mom.
So I could come out my feeling easily to you, even the worst.

Whatever it is mom, d’you ever known..every words I said that hurt you, are hurt me back at the same time.
& the fact that u always have forgiven me before I do, makes my tears nothing.

I might asking to much mom, by not resembling the life u chose.
But if only u could, for one moment, seeing w/ my glasses, u might not hate the things I like..then u might understand why I love those.

I am tired mom, I really am. I’m sorry for not able to make u happy..someday I wish I could.
I love u mom.



Ayah(ku)
24 October 2009, 4:28 pm
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

(also written in my fb notes)

#
Ayah mungkin tidak selalu ada untuk dicium tangannya setiap aku berangkat di pagi hari, tapi ayahlah yang mengantarkan di hari pertama aku masuk sekolah dasar, & mengambilkan tasku yang dilempar keluar jendela oleh teman baruku yang nakal.

Ayah mungkin tidak selalu ada untuk menjemput setiap kali aku pulang larut malam, tapi ayah memastikan aku bisa menyetir sendiri & sampai di rumah dengan selamat.

Ayah mungkin tidak selalu ada di hari ulang tahunku, tetapi doa yang diberikannya melebihi semua hadiah terbaik di dunia.

Ayah mungkin tidak akan ada di deretan penonton setiap kali aku pentas, tapi ayahlah yang mengantarkan aku ke lomba menyanyi pertamaku.

Ayah mungkin tidak punya cukup waktu untuk cuti atau sekedar bersantai di rumah, tapi ayah selalu punya cukup waktu untuk mendengarkan keluh kesahku.

Ayah sering kali lupa pada hape, dompet, & kacamatanya, tapi ayah tidak pernah lupa menanyakan apakah aku sudah makan.

Ayah mungkin punya banyak harapan yang belum bisa kupenuhi, tapi ayah tidak pernah menyalahkanku atas pilihan yang kubuat sendiri, meskipun pada akhirnya aku sadar itu salah.

Ayah, aku tahu ayah punya cara sendiri untuk menyayangiku, karena aku juga punya cara sendiri untuk menyayangi ayah.



ex-friend
18 October 2009, 10:42 pm
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

“Mana janji manismu..mencintaiku sampai mati?

Kini engkau pun pergi..saat ku terpuruk sendiri” (Nidji, Sang Mantan)

Lirik lagu ini ga terlalu tepat menggambarkan perasaanku saat ini sih, karena yang kumaksud adalah ‘mantan teman’, bukan ‘mantan kekasih’. Ya, aku merasa sangat egois karena ga rela teman-teman terbaikku satu-persatu pergi dari kota yg kuhuni ini demi mengikuti suami/melanjutkan studi/berkarir di kota/negara lain. Tapi yang membuatku merasa seperti ‘mantan teman’ adalah mereka yg masih berada satu kota denganku tapi tidak punya waktu untukku.

Apakah aku sudah tidak asik lagi, ataukah sejak dulu aku memang membosankan?

Apakah aku tidak berguna lagi, artinya sejak dulu aku hanya dimanfaatkan?

Apakah hidupku stagnan di satu titik, & kau takut terhambat di titik yg sama?

That’s why I think, ‘bestfriends come & go, family tied forever’.

Kau suka atau tidak, ikatan darah tetap abadi.

Kau ingat atau lupa, keluarga terikat denganmu di dunia dan akhirat.

Yup, bestfriends come & go, family tied forever.

(AMS-After Menstruation Syndrome mellowness)