Apa sih #15HariNgeblogFF? Ini adalah gerakan *ciyeh* menulis Flash Fictions (cerita super pendek) selama 15 hari berturut-turut di blog, yang diprakarsai dan dikoordinir oleh @WangiMS dan @momo_DM.
[Info bisa dilihat di http://celotehwangi.wordpress.com/15haringeblogff/]
1. JUDUL
Awalnya aku bingung, karena judul per hari, yang ditentukan oleh masmin Momo dan yumin Unge memancing kegalauan. Hihi. Meskipun FF-nya kubuat happy ending pun, ujung-ujungnya tetap bikin aku galau, secara lagi ga punya object of affection *curcol* :p. Tapi ternyata, dengan judul-judul yang ditentukan, justru mempermudahku mengumpulkan ide. Analoginya : lebih gampang menangkap ikan dalam kolam kan ketimbang menangkap ikan di sungai? Ga nyambung yah? Ya gitulah pokoknya, haha..
2. SETTING
Berhubung obsesiku keliling dunia belum kesampaian, latar tempat dari beberapa FF kubuat berkeliling dunia. Afrika Selatan, Hong Kong, India, Praha, Turki, Spanyol, Australia, Medinah, Jerman dan sisanya di Indonesia. Tebak sendirilah masing-masing yang mana, hehe. Hanya menjumput sebagian kecil ciri khas dari masing-masing tempat itu, tentunya dengan berkonsultasi pada om Google dan paman Wiki. Kalau ada detil atau pengejaan yang salah, mohon koreksi di kolom komentar yah, makasih..
3. KLIMAKS CERITA
Nah ini bagian yang paling sulit! Lihat saja FF-ku, terutama di hari-hari pertama, banyak yang ending-nya menggantung. Bagaimana membuat klimaks dalam cerita kurang dari 500 kata, dan ending-nya tidak menggantung? Entahlah, seperti quotes-nya @nulisbuku, tips menulis terbaik adalah : Menulis. Melalui #15HariNgeblogFF ini, di mana aku memaksakan diri untuk menulis setiap hari, mudah-mudahan tulisanku semakin layak baca, dibandingkan 15 hari sebelumnya.
4. SEGMEN PEMBACA
Satu hal yang kupelajari selama mempromosikan FF-ku ini : Jangan tawarkan duren pada orang yang tidak suka makan duren. Eh. Maksudnya, Jangan Menawarkan Bukumu pada Orang yang Tidak Suka Membaca! Logika sederhananya begini : Kalau membaca FF yang kurang dari 500 kata saja dia tidak sanggup, bagaimana mungkin ia mau membaca novelmu? Selain itu, orang yang tidak suka membaca, biasanya (maaf) kurang bisa menangkap isi dialog. Apalagi kalau dialog-dialog itu ditulis dalam format berbeda : email, chat, atau SMS misalnya. Jadi, sesuai ilmu marketing yang saya pelajari di bangku kuliah *ehem*, kenalilah segmen potensialmu, supaya promosi yang dilakukan efektif dan efisien.
5. ADMIN #15HariNgeblogFF
Terus terang, saya salut dengan kedua admin yang luar biasa ini. Mereka memfasilitasi link submission, membaca semua FF + mention yang masuk, lalu memberi komentar sekaligus men-share via twitter. Semua dilakukan di sela-sela kesibukan bekerja. Saya sendiri, setiap hari, baru membaca sebagian FF milik peserta lain saja, kelopak mata sudah berdenyut-denyut menyerah kecapekan. Atau mungkin, saya perlu kacamata minus yah? Umm..sorry, that’s out of topic. Intinya, hanya orang-orang berdedikasi tinggi-lah yang mampu menyelesaikan proyek semacam ini! *Angkat topi, angkat jempol, angkat gelas untuk duet masmin Momo (@momo_DM) dan yumin Unge (@WangiMS)*.
All in all, #15HariNgeblogFF pushed my limit of writing. Siapa bilang, galau tidak menghasilkan? Dan bukan cuma menghasilkan cerita galau (tolong baca dulu semua FF-nya yah, sebelum men-judge bahwa setiap tulisan bertema cinta pasti galau) ^_^V. Bonusnya, saya bertemu banyak teman-teman berbakat, serta menikmati membaca hasil karya mereka *berharap bisa kopdar juga suatu saat nanti
*. Okay, that’s all I wanna say, see you in the next project, dear readers & writing fellows… Kowawa!!













Recent Comments